PDI Perjuangan Terbuka Untuk Anak Jokowi

Tags


PDI Perjuangan tak menutup diri bagi siapa saja yang ingin maju menjadi kepala daerah di Pilkada 2020 mendatang, termasuk jika anak-anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang berniat menjadi calon kepala daerah di Solo, Jawa Tengah.
"Kita serahkan pada kehendak rakyat. Yang jelas PDI Perjuangan  membuka mekanisme bagi putra-putri bangsa yang ingin berdedikasi, yang ingin menggunakan kekuasaan sebagai alat untuk menyejahterakan rakyat, kami membuka," ujar Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta Minggu (28/7).
Namun, kata Hasto, siapa saja yang hendak maju sebagai kepala daerah dari PDI Perjuangan harus mengikuti mekanisme yang dimiliki oleh partai berlambang banteng moncong putih itu seperti mengikuti sekolah partai, mengikuti psikotest dan kemudian akan dilatih menjadi kepala-kepala daerah yang baik.
"Kami belum memulai tahap penjaringan. Tapi kami terus mencermati hadirnya tokoh-tokoh yang memenangkan hati rakyat. Kami akan terus mencermati siapa yang disuarakan rakyat untuk menjadi pemimpinnya," kata Hasto.
Terakhir Hasto mengatakan, alam menghadapi Pilkada 2020, partainya siap bekerja sama dengan partai lain, dan tentu saja mengedepankan Koalisi Indonesia Kerja, meskipun di beberapa daerah, karena latar belakang sejarah dan politik, membuka juga kemungkinan bekerja sama dengan partai lain.
"Kami meyakini bahwa ke depan melalui langkah-langkah organisasi kepartaian, melalui kekuatan pengurus struktural partai, dan membangun kerjasama dengan baik dengan tokoh-tokoh masyarakat, PDI Perjuangan akan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," ujar Hasto.
Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Lembaga Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk dalam deretan tokoh populer di Kota Bengawan.
"Survei ini kami lakukan dengan menggunakan teknik cuplikan random sampling. Ada 96 titik lokasi dengan 8 responden di masing-masing titik. Total ada 766 responden yang kami uji sampel dengan margin eror 4 persen," ujar Ketua Laboratorium Kebijakan Unisri Solo, Suwardi, Kamis (26/7).
Suwardi menjelaskan, ada 3 kategori materi uji. Yakni popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas. Berdasarkan hasil uji popularitas, 90 diantaranya 766 responden mengenai Gibran. Sementara untuk Kaesang, 83 persen responden juga mengenal pengusaha pisang itu.
Selain 4 nama tersebut, beberapa nama lainnya juga muncul. Diantaranya Ketua Kadin Gareng S Haryanto, pengasuh Ponpes Al Quraniy Azzayadiy KH Abdul Karim (Gus Karim), Mantan Rektor UNS Ravik Karsidi, pengusaha Slamet Rahardjo, Ketua Tim Pemenangan Daerah Jokowi-Maruf Heri Suprabu dan Akuntan Publik Rachmad Wahyudi.


EmoticonEmoticon

iklan banner